Contoh Naskah Drama Tentang Kehidupan 6 Orang Pemain

Naskah Drama Tentang Kehidupan - Sejak kecil, uang menjadi bagian dari hidup kita. Mulai dari sandang, pangan, papan, hingga pendidikan, semuanya membutuhkan uang. Tapi jangan sampai kita diperbudak oleh uang. Ada kalanya uang yang kita miliki mendadak tidak berpihak. Di saat itulah, kita tahu bahwa kita butuh sesuatu selain uang. Yaitu kasih sayang dan kepedulian. 

Naskah drama berjudul uang bukan segalanya di bawah ini semoga dapat menjadi pelajaran bagi yang membaca sekaligus sebagai referensi contoh teks drama yang diharapkan bisa memberikan materi bimbingan.

Tema: Kehidupan

Judul: Uang Bukan Segalanya

Jumlah Pemeran: 6 Orang

Penokohan:

  1. Angga
  2. Doni
  3. Feni
  4. Ega
  5. Ria
  6. Faya

SINOPSIS DRAMA

Angga, Ega, Doni, Feni dan Ria adalah sahabat sejak lima tahun lalu. Kelima dari mereka merupakan anak orang kaya yang terbiasa dengan uang sebagai pendamping. Suatu saat, keluarga Feni mengalami kebangkrutan, dan jatuh miskin. Ketika ia mengadukan permasalahan yang ia hadapi, keempat sahabatnya itu justru menjauhinya. Membuat Feni frustasi dan memutuskan bunuh diri. Lalu apa yang membuat keempat sahabat Feni akhirnya sadar dengan perbuatan mereka?

DIALOG NASKAH DRAMA

Sabtu adalah hari dimana sekelompok anak muda yang terdiri dari Angga, Ega, Doni, Feni dan Ria menghabiskan waktu. Sejak siang mereka sudah berkumpul di sebuah kafe elit yang berada di bilangan pusat Jakarta. Seperti biasa, hari ini adalah giliran Angga yang menraktir mereka semua.

Angga : “Pesen yang banyak deh! Nanti gue yang bayar. Pokoknya kalian harus makan sampe kenyang.”

Doni : “Baru gajian ya? Kok royal banget sih?”

Angga : “Bawel ah! Mau ditraktir nggak nih?”

Ria : “Ya jelas mau lah! Hari ini kan giliran loe yang keluar duit.”

Tidak lama kemudian Feni datang menghampiri meja dimana mereka duduk. Ia baru pamit dari toilet untuk menerima telepon.

Ria : “Feni kenapa? Kok sedih? Pamali loh sabtu-sabtu murung gitu!”

Ega : “Iya kenapa sih, Fen? Dompetmu hilang?”

Angga dan Doni tertawa menimpali lelucon Ega tesebut.

Feni : “Nyokap gue barusan telepon. Bilang kalo papa bangkrut. Semua rumah, mobil dan tabungan di bank ludes. Kami harus pindah ke tempat tinggal yang lebih kumuh.Parahnya lagi semua kebangkrutan ini karena papa terlibat kasus korupsi dan sekarang dia menjadi buronan polisi.”

Angga : “Hah? Yang bener?”

Ega : “Berarti loe anak buronan?”

Ria : “Loe jatuh miskin sekarang, Fen?”

Angga, Ega, Ria dan Doni memasang raut muka tegang dan memandang hina kepada Feni yang sedang menangis.

Feni : “Gue sudah nggak punya apa-apa sekarang, tapi kalian masih mau kan temenan sama gue? Kita kan bersahabat sejak lima tahun lalu.”

Ria menjauhkan kursinya yang tadinya berada di dekat kursi Feni. Ia merapat kearah Angga yang berada disebelahnya.”

Ria : “Ya, loe tahu sendiri lah, Feb kita ini sekumpulan pemuda-pemuda kaya. Jadi, mana mungkin loe bisa menuruti gaya hidup kita?”

Doni : “Mending loe pulang dan tengok keadaan orang tuamu, Fen.”

Ega dan Angga hanya memandang dingin kearah Feni. Feni pun menatap mereka dengan tatapan yang sangat sedih.

Feni : “Kupikir persahabatan kita selama lima tahun ini berarti. Tetapi kita gue jatuh miskin, kalian mengenyahkanku begitu saja!”

Angga : “Sudahlah, Fen. Pulanglah. Betul tadi apa kata Doni. Sudah bagus makananmu kubayari!”

Feni bangkit berdiri dari kursinya kemudian menatap sedih keempat temannya. Kemudian ia meninggalkan mereka dan keluar dari kafe.

Ega : “Gila si Feni, masa kita disuruh anggep dia teman sih. Sementara dia udah melarat. Gue jadi nggak nafsu makan.”

Angga : “Sama nih, ya udah minta bill aja deh!”

Tiba-tiba Ria yang sudah hampir sampai ke mobilnya, berlari menghampiri Angga dan Ega.
Ria : “Guys! Barusan gue dapat kabar kalo ada seorang gadis yang ciri-cirinya mirip Feni hendak lompat dari “fly over!”

Ega : “Serius?!”

Ria : “Masa kayak gini bohong? Coba cek handphone kalian!”

Angga dan Ega mengecek handphone masing-masing dan menerima kabar yang sama dari pesan broadcast.

Angga : “Yuk, kita langsung ke fly over itu! Ria! Hubungi Doni, suruh dia langsung kesana.”
Ria, Ega dan Angga masuk kedalam mobil. Angga mengemudikan mobil kearah fly over tempat dimana Feni hendak bunuh diri. Tiba-tiba di separuh perjalanan, handphone Ega berbunyi dan raut muka Ega berubah menjadi sangat tegang.

Ega : “Guys.... Kita terlambat. Feni melompat dari fly over tersebut dan ia tewas.”

Angga langsung menghentikan mobilnya. Ria menangis tersedu-sedu di jok belakang mobil.
Ega : “Kita langsung ke Rumah Sakit Thamrin aja, jenazah Feni dibawa kesana.”

Angga menarik nafas panjang kemudia mengemudikan mobilnya kearah rumah sakit itu.
Sesampainya disana, mereka bertiga berlari dan didepan ruang jenazah sudah ada ibu dan Faya, kakak Feni yang duduk membisu. Ria berlari memeluk Faya.

Ria : “Kak, maafkan kami. Ini semua salah kami. Kalau kami kasih support ke Feni, pasti jadinya tidak akan begini. Tetapi kami malah meninggalkan Feni begitu saja saat ia membutuhkan kami.”

Faya membalas pelukan Ria dan mengusap punggung Ria dengan lembut. Faya tidak dapat menahan air matanya.

Faya : “Sudahlah, kami sudah memaafkan kalian. Ini semua sudah digariskan oleh Yang Maha Kuasa. Gue Cuma memohon agar kalian terus mendoakan Feni agar ia tenang disana.”
Angga dan Ega terkesiap menatap Faya yang tidak marah kepada mereka dan malah memaafkannya.
Ega : “Kami mohon maaf sebesar-besarnya, Kak. Kami pasti terus mendoakan Feni.”
Faya : “Tidak perlu minta maaf terus menerus, Ga. Feni hanya tidak kuat menerima kenyataan bahwa kami semua jatuh miskin. Gue sangat mengerti karena sejak kecil ia hidup dengan bergelimang harta.”

Angga, Ega dan Ria takjub akan kebesaran hati Faya dan semenjak itu mereka bertekad untuk lebih menghargai orang lain dan tidak menggunakan uang sebagai tolak ukur.

Jangan lewatkan, baca juga contoh naskah drama pendek berikut ini:


Demikian contoh naskah drama singkat untuk 6 orang yang menceritakan sebuah kisah kehidupan dimana uang bukanlah segalanya. Semoga contoh teks drama singkat diatas bermanfaat bagi Anda.
www.contohdramasingkat.com » referensi contoh drama singkat

Judul Drama: Contoh Naskah Drama Tentang Kehidupan 6 Orang Pemain
Ditulis oleh: Lika Amalia

Dimohon untuk tidak mempublikasi ulang artikel, jika Anda melakukannya diharap untuk menyertakan link yang menuju ke laman artikel Contoh Naskah Drama Tentang Kehidupan 6 Orang Pemain ini.

Jika artikel yang Anda baca dirasa bermanfaat, silakan like atau bagikan dengan teman Anda di social media menggunakan widget share dibawah.

0 Response to "Contoh Naskah Drama Tentang Kehidupan 6 Orang Pemain"

Posting Komentar

close