Contoh Naskah Drama Anak Sekolah Untuk 8 Orang

Contoh naskah drama anak sekolah untuk 8 orang merupakan penggalan naskah yang berbentuk drama dengan melibatkan sekolah sebagai tempat untuk beradegan yang dilakukan oleh 8 orang pemeran yang berstatus anak sekolah. Menguak pendidikan dengan karakteristik mendidik bagi para pembaca untuk mengambil hikmah di dalamnya.

Adapun contoh naskah drama anak sekolah untuk 8 orang ini menceritakan tentang 8 orang siswa yang diberikan pertanyaan oleh guru wali kelasnya untuk menjawab pertanyaan yang begitu mudah namun perlu pemikiran yang mendalam.

Deskripsi Drama

Judul: Aku ingin menjadi...
Tema: Pendidikan
Pemeran: 8 Orang
Penokohan drama:

  1. Nita: Pemberani
  2. Tina: Tegas
  3. Wina: Penakut
  4. Lia: Pemalu
  5. Ibu Feni: Penegak
  6. Pras: Baik hati
  7. Joni: Rela berkorban
  8. Tegar: Cuek

Sinopsis Drama
Pertanyaan dari Ibu Feni membuat ke tujuh siswanya memiliki impian yang besar dan timbul keseruan ketika jam pelajaran.

Dialog Drama
Kring...! Kring...! Kring...!
Bel masuk telah diberbunyi. Para siswa SD Harapan 345 saatnya untuk masuk kelas dan menerima pelajaran dari wali kelasnya masing-masing. Pemandangan di kelas 4 masih gaduh. Ada yang berkelahi.

Joni: Kamu mau jadi pahlawan di kelas ini?
Pras: Bel masuk telah berbunyi.
Joni: Semuanya masuk!
Nita: Iya Pak ketua kelas (cetus Nita).
Joni: Berkelahi gara-gara merobekkan buku seperti tidak ada pekerjaan lain saja!

Ibu Feni: Selamat pagi anak-anak. Sebelum memulai pelajaran kita berdoa dahulu. Berdoa dimulai.
Ibu Feni: Selesai. Saya tadi  mengetahui kalau ada keributan di luar kelas padahal sudah ada bel masuk.
Joni: Iya kan Ibu Feni marah (bisik Joni kepada Pras).
Pras: Kayaknya hanya mengingatkan saja deh Jon.
Joni: Tadi ada yang berkelahi Bu. Tapi sudah dilerai.
Bu Feni: Ya sudah besok-besok jangan diulangin ya.
Serempak siswa kelas 4 mengiyakan ucapan Ibu Feni.
Ibu Feni: Buka buku paket bahasa Indonesia kalian mengenai impian dan cita-cita. Siapa yang tahu definisi impian dan cita-cita?
Tina: Impian adalah harapan dari seseorang yang perlu dibuktikan. Kalau cita-cita adalah harapan dan perjuangan yang disertai dengan kemampuan untuk meraihnya.
Ibu Feni: Bagus jawabanmu Tina. Terus perbedaan antara keduanya apa Tina?
Tina: Ehmm (Pikir Tina dalam-dalam).
Nita: Tidak ada bedanya Bu!
Ibu Feni: Ya pasti ada. Bagaimana menurutmu Lia?
Lia: Perbedaannya tipis Bu. Kalau impian sudah dirancang sejak lahir. Kalau cita-cita harapan dari banyak orang bukan diri kita sendiri.
Ibu Feni: Betul. Jika kita membicarakan tentang impian dari sekian banyak siswa di sini bisa dijelaskan mengenai impian kalian? Bisa dimulai dari kamu Pras.
Pras: Aku Bu? Impianku ingin menjadi reporter yang bisa meliput berita sekaligus jalan-jalan di mana-mana.
Joni: Sukanya jalan-jalan saja.
Ibu Feni: Waduh, Pras impiannya hebat. Kamu Joni? Bantah saja!.
Joni: Impian saya ingin pergi ke bulan seperti minnion Bu?
Ibu Feni: Minnion?
Tegar: Itu film kartun Bu. Joni suka menonton film kartun jadinya suka berkhayal.
Serempak siswa kelas 4 tertawa.
Ibu Feni: Sudah! Sudah! Kamu ini bisa saja Joni. Bagus juga itu. Kamu Wina?
Wina: Saya bermimpi untuk menjadi polisi wanita Bu.
Joni: Kamu saja takut dengan cecak mau jadi polisi. Tidak salah? Hahaha...
Lagi-lagi seluruh siswa tertawa atas lakon Joni.
Ibu Feni: Impian yang mulai Wina. Kalau kamu Tegar?
Tegar: Impian saya sama seperti Ibu jadi guru di sekolah dasar.
Joni: Tampang belagak tidak pantes jadi guru.
Berkali-kali seluruh siswa tertawa.
Ibu Feni: Joni, sekali lagi kamu ngeledek temanmu. Ibu jewer!
Tiba-tiba suasana kelas menjadi hening atas bentakan Bu Feni kepada Joni.
Ibu Feni: Kalau kamu Tina dan Nita.
Nita dan Tina: Kita mempunyai jadi penulis Bu (kompak menjawab).
Ibu Feni: Dari sekian banyak jawaban kalian mengenai tentang impian bagus-bagus. Namun dalam meraih impian harus disertai dengan perjuangan, pengorbanan, kerja keras.
Joni: Doa Bu?
Ibu Feni: Jangan lupa untuk selalu berdoa tapi harus disertai perjuangan.
Nita: Tapi kalau seperti Joni apa itu impian Bu?
Joni: Kamu usil saja!
Ibu Feni: Kalau impian Joni terlalu berkhayal tapi impian itu harus setinggi langit. Kalau Joni memang mempunyai impian itu maka mulai saat ini harus diperjuangkan. Belajar yang tekun biar menjadi astronot.
Pras: Belajar? Joni suakanya main PS Bu.
Tegar: Iya Bu, gangguin aku belajar.
Ibu Feni: Betul kata Pras dan Tegar?
Joni hanya diam dan melirik dengan mata melotot pada Pras dan Tegar.
Ibu Feni: Sebaiknya bermain itu boleh tapi jangan berlebihan.
Joni: Saya main PS ketika libur dan ada waktu kosong kok Bu. Mereka saja yang iri.
Ibu Feni: Iya Ibu tahu. Kamu anak pinter.Tepuk tangan buat Joni
Serempak seluruh siswa memberi oplos kepada Joni.
Ibu Feni: Tapi nakal.
Serempak disusul tawa yang membahana. Bel istirahat telah datang.

Baca juga naskah drama ini:

  1. Contoh naskah drama remaja
  2. Contoh naskah drama persahabatan
  3. Contoh naskah drama singkat tema pendidikan

Itulah contoh naskah drama anak sekolah untuk 8 orang yang bisa dijadikan bahan referensi dalam membuat naskah drama.
www.contohdramasingkat.com » referensi contoh drama singkat

Judul Drama: Contoh Naskah Drama Anak Sekolah Untuk 8 Orang
Ditulis oleh: Lika Amalia

Dimohon untuk tidak mempublikasi ulang artikel, jika Anda melakukannya diharap untuk menyertakan link yang menuju ke laman artikel Contoh Naskah Drama Anak Sekolah Untuk 8 Orang ini.

Jika artikel yang Anda baca dirasa bermanfaat, silakan like atau bagikan dengan teman Anda di social media menggunakan widget share dibawah.

1 Response to "Contoh Naskah Drama Anak Sekolah Untuk 8 Orang"

close